• Selasa, 6 Desember 2022

Jangan Takut Jadi Atlet ! Bonus Dari Yogya Sekarang Tak Main- Main: Miliaran Rupiah

- Selasa, 14 Desember 2021 | 14:25 WIB
Pemberian penghargaan kepada para atlet berprestasi oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X enin (13/12) (istimewa)
Pemberian penghargaan kepada para atlet berprestasi oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X enin (13/12) (istimewa)


SiJOGJA.COM: Jika dulu cita-cita menjadi atlet olahraga banyak menyimpan cerita kelam, belakangan ini anggapan itu makin tak berlaku lagi.

Pemerintah daerah berlomba-lomba memberi bonus besar bagi mereka yang beprestasi.

Bonus uang cukup besar juga diberikan kepada total 132 atlet dan pelatih oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Senin (13/12) di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

Sebanyak total Rp 15,8 miliar yang bersumber dari APBD DIY diberikan kepada atlet dan pelatih berprestasi yang berjuang pada PON XX dan Peparnas XVI di Papua tahun 2021.

Sri Sultan mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas prestasi putra-putri DIY yang telah mengharumkan nama daerah dengan memboyong sejumlah prestasi.

Menang memang menjadi tujuan bagi para atlet yang bertanding, namun bukan berarti harus terpuruk ketika kalah. Yang terpenting menurut Sri Sultan, para atlet telah berjuang dengan maksimal dan penuh dengan kehormatan.

“Latihan keras itu penting, tapi lebih penting adalah mental juara yang harus dimiliki. Selama masih ada waktu, tetap ada harapan untuk menang. Menang memang menyenangkan tapi kekalahan juga pasti dialami. Yang terpenting kalau mengalami kekalahan harus selalu berusaha kalah yang terhormat,” pesan Sri Sultan.

Setiap atlet harus memiliki semangat juang dan tidak mudah putus asa atas apapun hasil yang diperoleh. Pertandingan dalam olimpiade memang merupakan arena prestasi yang prestisius. Tekanan ini mewajibkan atlet memiliki kematangan teknik dalam rentang waktu yang tidak sebentar yang diwujudkan dalam latihan-latihan intens. Motivasi atlet benar-benar dibutuhkan karena latihan merupakan proses panjang yang menyakitkan dan terkadang kejenuhan, kebosanan ditambah rasa penat melanda.

“Seorang atlet untuk berpacu prestasi dalam pertandingan tergantung tinggi rendahnya motivasi. Motivasi dapat dilihat dari tiga unsur yakni arah, keajegan, dan semangat kekuatan untuk menjadi pemenang. Seorang atlet harus rela berlatih setiap hari demi prestasi yang ingin dicapai. Persaingan adalah ajang pembuktian kemampuan seorang atlet yang siap berkompetisi dan memenangkan pertandingan,” ungkap Gubernur DIY tersebut.

Atlet menurut Sri Sultan jangan berpuas diri dan wajib meningkatkan motivasi, menetapkan goal setting, yang berujung pada peningkatan prestasi. “Jangan ada bayangan pesimis, hilangkan itu dari jiwa atlet,” tegas Sri Sultan.

Halaman:

Editor: Antonius P.W

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Suka Camping ? Ini Cara Memilih Tenda Yang Bagus

Minggu, 4 Desember 2022 | 22:47 WIB

Mychell Chagas Sambut Bahagia Kompetisi Kembali Bergulir

Selasa, 29 November 2022 | 10:20 WIB
X