• Kamis, 7 Juli 2022

Danone Indonesia Luncurkan Program Isi Piringku untuk Komunita

- Sabtu, 28 Mei 2022 | 18:16 WIB
Suasana interaktif dari Desa Candiwulan. Kader kesehatan memulai pelatihan secara daring sebelum nantinya akan dilakukan secara luring (Istimewa)
Suasana interaktif dari Desa Candiwulan. Kader kesehatan memulai pelatihan secara daring sebelum nantinya akan dilakukan secara luring (Istimewa)

SiJOGJA.COM : Danone Indonesia kembali meluncurkan Program Isi Piringku Komunitas di Purbalingga bersama dengan mitra, relawan kesehatan dan peserta dari ibu-ibu PKK Kabupaten Purbalingga.

Peluncurannya dilakukan Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, S.E., B.Econ, M.M disaksikan Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah yang diwakilkan pada Kepala Dinas Pemberdayaan, perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Jawa Tengah Ibu Dra. Retno Sudewi, Apt.Msi.,MM., dan didampingi Vice President General Secretary Danone Indonesia Vera Galuh Sugijanto.

Program Isi Piringku Komunitas bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya edukasi kesehatan, gizi, dan pola asuh yang baik selama periode tumbuh kembang anak sebagai upaya inovatif, promotif, preventif menuju Generasi Emas 2045

Menurut survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021, prevalensi stunting di Indonesia sebesar 24,4%. Angka ini masih jauh dari angka prevalensi yang ditargetkan dalam RPJMN 2020-2024, yakni 14%.

Sementara itu, berdasarkan Riskesdas 2018 prevalensi obesitas pada balita sebanyak 3,8% dan obesitas usia 18 tahun ke atas sebesar 21,8%. Target angka obesitas di 2024 tetap sama 21,8%, upaya diarahkan untuk mempertahankan obesitas tidak naik. Ini adalah upaya yang sangat besar dan cukup sulit. Di Propinsi Jawa Tengah pada 2013 stunting di Jateng mencapai 37%. Jumlah itu turun di tahun 2018 menjadi 31%.

Sementara, data dari SSGI juga mencatat, angka stunting di Jawa Tengah (Jateng) turun hingga 7% selama 2021. Hal ini membuat angka kumulatif stunting Jateng saat ini berada di poin 19,9%. Capaian tersebut berhasil melampaui target Sustainable Development Goals (SDGs) yang meminta angka stunting harus di bawah 20% pada 2030 nanti.

Pada kesempatan yang sama
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menyatakan bahwa saat ini pihaknya sedang mendata kembali ibu hamil, balita, anak-anak, lansia dan penyandang disabilitas untuk kemudian dijadikan dasar untuk menentukan tindakan yang tepat untuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. “Siapa yang bisa mengerjakan itu? Kita semua, jadi bagi peserta pelatihan hari ini, tularkan ilmunya!”, kata Ganjar.

Pelatihan dan program ini merupakan kerjasama Danone Indonesia dan mitra Resourceful Parenting Indonesia (RPI), yang diikuti lebih dari 700 ibu-ibu PKK dan relawan dari Puskesmas di Kabupaten Purbalingga yang tersebar di 14 titik. Puskesmas yang tersebar di berbagai wilayah di desa-desa menjadi garda terdepan dalam pelayanan Kesehatan bagi ibu dan anak. Keberadaan mereka menjadi pelayanan kesehatan terdepan dari pemerintah dan bisa menjangkau masyarakat secara langsung.

Salah satu keunggulan dari program-program yang ada di Puskesmas adalah pemantauan rutin dari perkembangan balita, mulai dari usia 0 hingga 23 bulan yang terus dipantau dengan kartu sehat secara gratis. Balita dipastikan menerima ASI eksklusif dan ibu juga diberikan pengetahuan dan pemahaman terkait ASI.

Halaman:

Editor: Antonius P.W

Tags

Terkini

X