Kasus Migornas, KPPU Periksa Dua Distributor Sebagai Saksi Terlapor

- Jumat, 20 Januari 2023 | 08:53 WIB
KPPU Periksa Dua Distributor Sebagai Saksi Terlapor Pada Kasus Migornas
KPPU Periksa Dua Distributor Sebagai Saksi Terlapor Pada Kasus Migornas

SiJOGJA (JAKARTA) - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memeriksa dua Saksi dari pihak Terlapor secara hybrid di kantor pusat KPPU Jakarta.

Kedua Saksi tersebut adalah PT Cahaya Garuda Abadi, pemilik e-commerce grosir dan aplikasi berbasis Business to Business (B2B) ULA, dan PT Sari Agrotama Persada (PT SATP), distributor produk Wilmar dengan wilayah pemasaran di seluruh Indonesia.

Saksi pertama, PT Cahaya Garuda Abadi, menjelaskan bahwa mereka mengorganisir proses distribusi dan rantai pasok untuk UMKM atau peritel kecil melalui aplikasi ULA.

"Minyak goreng (migor) menjadi salah satu komoditi yang dijual dalam aplikasi tersebut," ujarnya, dalam keterangan tertulis,  Jumat 20 Januari 2023.

"Pembelian melalui aplikasi ULA dapat dilakukan secara partai besar maupun kecil, untuk toko kelontong maupun grosiran," imbuh saksi pertama.

Merek migor yang mereka jual cukup beragam, yakni Filma, Kunci Mas, Tropical, Fraiswell dan Hemat.

Sementara untuk cakupan area penjualan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 2019 tersebut meliputi wilayah Malang, Surabaya, Bandung, dan Semarang.

"Paling banyak pasokan dilakukan ke Surabaya," ungkapnya.

Menurut Saksi, ULA mendapat pasokan dari PT Smart Tbk yang mengirimkan ke 4 (empat) gudang masing-masing wilayah tersebut dengan metode pembayaran yang dilakukan secara Cash Before Delivery (CBD).

Halaman:

Editor: Ardian Sijogja

Tags

Terkini

Cara Polri Tangkal Berita Hoaks Jelang Pemilu 2024

Jumat, 20 Januari 2023 | 17:25 WIB
X