Riset Tokopedia dan INDEF: Inisiatif Hyperlocal Tokopedia Dukung Penjualan UMKM Yogyakarta Naik 148 Persen

- Rabu, 25 Januari 2023 | 18:52 WIB
Riset Tokopedia dan INDEF: Inisiatif Hyperlocal Tokopedia Dukung Penjualan UMKM Yogyakarta Naik 148 Persen
Riset Tokopedia dan INDEF: Inisiatif Hyperlocal Tokopedia Dukung Penjualan UMKM Yogyakarta Naik 148 Persen

SiJOGJA (YOGYAKARTA) - Menurut data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecildan Menengah (UKM), Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) telah berkontribusi Rp8.547 triliun terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Kontribusi UMKM lokal terhadap PDB pun tercatat meningkat dari tahun ke tahun hingga mencapai 60,3 persen pada 2019.

Pemerintah di sisi lain menargetkan pertumbuhan wirausaha di Indonesia sebesar 4 persen pada 2024.
 
Emmiryzan selaku Kepala Divisi Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Daerah Tokopedia menuturkan, potensi UMKM di Indonesia sangat besar, tidak hanya di kota besar tetapi juga di daerah. Setidaknya ada puluhan juta UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Untuk itu, kami menghadirkan inisiatif Hyperlocal agar membantu penjual dalam memperluas pasar serta mempermudah masyarakat menemukan toko terdekat, sehingga dapat membantu meningkatkan eksposur dan potensi para pegiat UMKM lokal,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Rabu 25 Januari 2023.
 
Riset Tokopedia bersama Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) yang berjudul ‘Analisis Dampak Program Hyperlocal Tokopedia terhadap Kondisi Bisnis Penjualan secara Daring, Ekonomi, dan Sosial Kota-Kabupaten Program Hyperlocal’, membuktikan adanya kontribusi inisiatif Hyperlocal Tokopedia terhadap perekonomian digital di berbagai daerah.
 
Hyperlocal Dongkrak Penjualan dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
 
Berdasarkan hasil riset INDEF, indeks penjualan di kota dengan inisiatif Hyperlocal Tokopedia meningkat 147 persen pada 2020-2021 dibandingkan 2017-2019.
 
“Rerata indeks penjualan di kota dengan Hyperlocal lebih besar 5x lipat pada 2017-2021. Sedangkan indeks omzet penjualan di kota dengan Hyperlocal meningkat 67 persen pada periode 2020-2021 dibandingkan 2017-2019," urainya.

Peneliti INDEF Nailul Huda mengatakan, Yogyakarta, Surabaya, dan Bandung menjadi tiga kota dengan Hyperlocal Tokopedia yang memiliki indeks penjualan dan indeks omzet penjualan paling tinggi.
 
Huda menyampaikan, dampak dari inisiatif Hyperlocal turut mendukung Yogyakarta mengalami peningkatan indeks penjualan dan index omzet penjualan masing-masing sebesar 148 persen dan 64 persen, Surabaya 194 persen dan 85 persen, Bandung 27 persen, dan 100 persen.
 
"Riset ini menggambarkan kenaikan persentase pertumbuhan ekonomi di berbagai kota Hyperlocal Tokopedia yang berkontribusi menjaga pertumbuhan dan pemulihan ekonomi di tengah Pandemi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19)," katanya.

"Yogyakarta (5,09 persen), Semarang (5,16 persen), dan Surabaya (4,29 persen), menjadi kota dengan kenaikan persentase pertumbuhan ekonomi tertinggi dari 2020-2021," papar Huda.
 
Emmiryzan menyampaikan, membantu UMKM di seluruh penjuru Indonesia untuk tumbuh bersama dan menaikkan performa penjualan jadi latar belakang Tokopedia menghadirkan inisiatif Hyperlocal sejak 2020.

"Menurut temuan kami, transaksi kampanye Waktu Indonesia Belanja (WIB) Kota Yogyakarta meningkat lebih dari 1,5x lipat pada 2022 dibandingkan 2021. Periode yang sama pula, jumlah penjual di Yogyakarta yang mengikuti kampanye Kumpulan Toko Pilihan (KTP) mengalami peningkatan sebesar hampir 1,5x lipat," ungkapnya.

“Lewat upaya dan komitmen Tokopedia untuk selalu berkolaborasi dengan para mitra strategis, yakni pemerintah daerah dalam mendorong akselerasi platform digital, Tokopedia juga memberikan kemudahan bagi masyarakat Yogyakarta untuk pelayanan penerimaan PBB. Hal ini didukung dengan temuan data transaksi pembayaran pajak PBB di D.I. Yogyakarta yang mengalami kenaikan hampir 2x lipat pada tahun 2022 dibandingkan 2021,” imbuh Emmiryzan.
 
Inisiatif Hyperlocal Tingkatkan Laju Bisnis Pelaku Usaha Tokopedia Asal Yogyakarta
 
Membandingkan data 2017-2019 dengan 2020-2021, Tokopedia dan INDEF mencatat, kota dengan peningkatan indeks jumlah penjual tertinggi, yaitu Yogyakarta (67 persen), Surabaya (48 persen), dan Bandung (65 persen). Sedangkan kota dengan peningkatan indeks jumlah pembeli tertinggi mencakup Yogyakarta (142 persen), Bandung (122 persen), dan Surabaya (154 persen).
 
Salah satu pelaku usaha asal Yogyakarta General Manager Space Roastery Slamet Kurniawan juga mengungkapkan bahwa Tokopedia membantu meningkatkan bisnisnya.

“Berbagai kampanye inisiatif Hyperlocal Tokopedia memberikan kontribusi terhadap seluruh penjualan kami lebih dari 40 persen dari seluruh omzet. Bahkan ada sekitar 400 pembeli baru setiap bulan yang bertransaksi lewat Tokopedia,” bebernya.***

Halaman:

Editor: Ardian Sijogja

Tags

Terkini

Aerotropolis YIA Harus Terkoneksi dengan Sekitarnya

Selasa, 31 Januari 2023 | 21:51 WIB

Alasan Pemda DIY Harus Lebih Keras Atasi Kemiskinan

Senin, 30 Januari 2023 | 23:38 WIB

Tujuan Sleman Kukuhkan Forum Parkir Sleman Sembada

Kamis, 26 Januari 2023 | 22:00 WIB

Isu Perikanan DIY Jadi Masukan RUU Perikanan

Selasa, 24 Januari 2023 | 23:36 WIB
X